Mengawinkan Ayam Pelung

Jumat, 22 Maret 20130 komentar

Memiliki ayam pelung jawara dengan kualitas unggul menjadi harapan setiap orang. Cara sederhana mendapatkan ayam pelung bagus adalah dengan membeli anakan ayam pelung trah bagus, atau mengawinkan jago pelung trah bagus dengan pelung trah bagus pula. Biasanya penghobi ayam pelung memelihara dan mengawinkan ayam-ayam pelung yang dibeli secara berpasangan. Ayam pelung yang masih saudara tersebut kawin dan beranak pinak menghasilkan keturunan yang banyak. Mungkin kita akan senang dan girang dengan hasil yang dicapai. Namun kalau dirunut secara ilmu genetika-nya Gregor Mendel perkawinan ayam pelung dan hewan lain sedarah ini akan menurunkan vitalitas anakannya.

Jika ingin serius dalam breeding ayam pelung, tentu kita tidak ingin asal-asalan dalam menjodohkan ayam pelung. Penting mengetahui kaidah-kaidah yang ada dalam ilmu genetika, seperti apa anakan yang dihasilkan dan tahapan-tahapan yang harus dilalui. Memang memerlukan ketelatenan dan kesabaran, namun bisa membahagiakan pada akhirnya.

Beberapa Istilah Dalam Persilangan Ayam

Ada beberapa istilah penting yang perlu dimengerti dalam kaitan dengan perkawinan dan persilangan ayam pelung untuk menghasilkan keturunan unggul. Berikut beberapa istilah tersebut:
  • Inbreeding adalah Perkawinan antara dua individu yg memiliki hubungan darah sangat dekat. Contohnya adalah Ibu dengan nanak, bapak dengan anak dan anak dengan anak.
  • Line breed : Perkawinan dua individu yg memiliki hubungan darah tidak terlalu jauh. Misalnya saja Kakek dengan cucu, paman dengan keponakan, dan lain sebagainya.
  • Cross breed : Perkawinan antara dua individu yg tidak memiliki hubungan darah atau jika memiliki hubungan darah, sudah terlalu jauh.
  • Super breed : Individu yang selalu mampu menurunkan sifat-sifat terbaik pada Keturunannya. Super breeder inilah yang akan menghasilkan keturunan-keturunan ayam pelung terbaik ( super fight).
  • Super fight : Individu yang diproyeksikan khusus untuk perlombaan.
Implementasi persilangan ini telah diteliti dan dilakukan oleh Steven van Breemen, pada merpati pos di Eropa. Referensi hasil persilangan ini banyak ditiru oleh para peternak unggas untuk menghasilkan keturunan yang berkualitas tinggi, mengingat antara merpati dengan ayam tidak jauh berbeda.

Tahapan Perkawinan Ayam Pelung

Jika mengacu pada teori pemuliaan ternak ayam tersebut, ada beberapa langkah dan tahapan yang harus dilalui untuk menghasilkan keturunan unggul yaitu:
1. Cross breed I —–> 2. inbreed —–> 3. line breed —–> 4. cross breed II.
  • Langkah Cross Bred I
Tentunya sebelum melakukan perkawinan ayam pelung, kita harus memiliki gambaran keturunan ayam pelung seperti apa yang diinginkan.Misalnya saja kokok panjang dan badan besar. Maka untuk langkah pertama penting mencari jago pelung dan babon yang memiliki karakters seperti di atas dari keturunan trah yang berbeda. Anakan dari cross breed I 75% harus menyerupai indukannya.
  • Langkah Inbreeding
Anakan dari Cross Breed dikawinkan satu dengan yang lainnya. Inbreeding memiliki tujuan mencetak (parental stock) yg menyatukan sifat-sifat positif yg dimiliki agar lebih kuat daya turun ke anaknya . Hasil ini biasanya menurunkan anakan ayam dengan kualitas bagus, misal tubuh besar, kokok panjang, namun anakan hasilinbreed, biasanya tidak memiliki vitalitas, rentan terhadap penyakit, dan staminanya loyo. Ini tidak menjadi masalah, karena tujuan utamanya adalah untuk parental stock, kekurangan pada vitalitas ayam ini akan diperbaiki melalui tahapan berikutnya.
  • Tahapan Line breed
Hasil dari inbreed adalah modal besar untuk tahapan selanjutnya, karakter baik dari inbreed diperkuat lagi pada tahapan line breed. Ayam Pelung hasil inbreed dipasangkan dengan ayam pelung yang masih ada hubungan saudara, misalnya dengan pamannya yang memiliki karakter kokok panjang,badan besar. Hasil dari perkawinan ini bisa dipastikan ayam pelung dengan kokok panjang dan badan besar yang dominan. Mungkin inilah yg dimaksud oleh Steven sebagai ‘super breed’. Yaitu ayam yg memiliki daya turun breeding yangg kuat terhadap anak-anaknya.
  • Tahapan Cross breed 2
Hasil dari Super breed ini boleh dicoba untuk dikawin silang dengan ayam pelung dari trah lain atau cross breed ke 2. Tujuannya adalah untuk menambah daya vitalitas dan menyempurnakan karakter. Kalau disilanknan dengan ayam pelung lain yang memiliki kokok panjang dan badan besar,hasilnya pasti ayam pelung dengan koko panjang sempurna. Kalau disilankan degan ayam pelung lain yang sifatnya agak berbeda, misalnya iramanya merdu atau kokok bersih, maka badan besar dan kokok panjang tidak akan hilang. Inilah yang diharapkan dari hasil akhir berupa ‘Super fighter’. Ayam Pelung dengan badan besar, kokok panjang, bersih dan mengalun merdu.
Proses breeding ayam pelung unggul ini memang bukan perkara mudah, karena memerlukan waktu yang lama dan ketelatenan. Namun akan mempertahankan kualitas baik dari ayam khas Indonesia ini. Jangan sampai ayam berkualitas baik punah dari nusantara hanya karena ketidaktahuan masalah breeding dan breeding ayam pelung yang asal-asalan. Pada akhirnya Pecobaan yang anda lakukan yang akan menentukan.
Share this article :

Poskan Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. ayam pelung dan ketawa - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger